Bersama malam, kuhabiskan sunyiku dengan bayangan pudarmu . Adalah
benar, jika kini aku tak lagi ceria. Setiap ruang otakku masih terpenuhi
oleh momen yang pernah kita jalani bersama. Jika memang semua tercipta
nyata, kenapa aku tidak dapat merasakannya? Dirimu, cintamu dan setiap
kepingan mimpi terindahku yang kini hambar.
Sekarang aku
sadar, hidup ini adalah sekumpulan cerita yang tak sempurna. Andaikata
dapat kuhentikan waktu ini, akan kubawa dirimu menuju ke puncak
persinggahan yang terindah. Tak hentinya kuberpikir keras, tentang awan
yang mengudara, badai selalu teriak menghantam cinta kita, tetapi takdir
waktu tak lagi menyisakan kesempatan untuk kita.
Adalah
benar jika bulir kerinduan itu terlahir dikarenakan serpihan kenangan
indah. Aku dan setiap jengkal langkah ini terus mencoba mengungkap
tabir, diantara sunyinya lorong waktu, aku tak pernah lagi menemukan
keberadaanmu, selain menjamu setiap desah napasmu yang sempat
terabadikan dalam perjalanan cinta kita.
Memang seperti
inilah kehidupan mengajari kita ketegaran, kita yang dulu sama-sama
takut kehilangan kini mengerti, bahwa di balik indahnya cinta tak
selamanya terjaga, sebab cinta berdiri dengan sendirinya, Ia memiliki
kebebasan dan keniscayaan melakukan sesuatu. Dan kita hanya menyambut
kedatangannya, sekali lagi bukan memaksanya untuk selalu berada dalam
genggaman tangan.
Telah kuhabiskan waktu untuk menyirami
taman-taman cinta kita, Kau dan Aku pernah merasakan kesegaran aroma
bunga melati, saat cinta kian bersemi seiring pergeseran hari. Kau dan
cinta yang ada dalam genggamanku, genggaman mimpi yang telah membuat
segurat senyum manis di bibir tipisku ini. Apa aku salah, jika hanya ada
aku dan kamu yang memiliki garis cinta diantara kita? tanpa ada orang
yang dapat mengurangi rasa saling percaya diantara kita. Dan kini aku
adalah sebaris syair yang usang, yang tak pernah lagi Kau baca dan Kau
pahami isinya.
Tidak sedikit pun aku ingin kau terlihat
sempurna di mataku, Yah..ini sudah Berakhir! dan sudah saatnya kuakhiri
kesakitan hebat ini. Maafkan Aku sayang, masa depanku mengajakku untuk
memberi keputusan dalam hidup, bukan bermain-main dan terlena terhadap
adegan yang memuakkan.
Doaku adalah semoga hatimu tidak
akan ada kecewa dikemudian hari, sama halnya kutelan pahit-pahit kecewa
ini. Doaku adalah semoga bahagia memelukmu, sebagai pengganti atas
segala kekurangan dan ketidaksempurnaaanku untuk membuatmu bahagia saat
ini.
Seandainya kata2 romantis ini buat gue :)
BalasHapus